Larangan bawa HP !

Juni 10, 2008 at 10:36 am 2 komentar

Pemerintah Kota Padang mengambil sebuah kebijakan untuk melarang siswa  untuk membawa HP. Alasannya karen HP merusak moral siswa, lewat film2 porno , cerita porno, dll. Gurupun merasakan dampak negatif HP ketika pelajaran, yaitu siswa yang asyik bermain ketika pelajaran berlangsung. Sebernarnya larangan ini sudah lama diberlakukan tapi, reaksi siswa biasa-biasa saja, semuanya tetap membawa HP. Tidak ada razia dan kayaknya guru adem-adem aja. Semuanya masih berjalan seperti hari2 biasa. Masih ada MP3, Chat di dalam kelas. Sebenarnya apa yang perlu dikoreksi dari program pemerintah ini ? ?

Program pemerintah itu positif. Namun, apakah itu bisa diterima dalam masyarakat yang telah terbiasa oleh pemanfaatan teknologi seperti HP, internet, dll. Saya rasa tidak, karena untuk merubah kebiasaan harus ada sebuah motivator yang sangat berarti. Tapi, apkah ada motivasi yang diberikan oleh pemerintah untuk siswa ? ?

Tenang, selain memotivasi masih ada satu jalan yang terpikirkan langsung oleh pemda ketika mencanangkan program ini. Yaitu RAZIA !! Lewat razia, penggunaan HP akan berkurang karena akan ada kecemasan dari siswa. Tapi, kalu disekolah saya, setiap ada razia, pasti akan ada yang kabur atau sembunyi. akibatnya,j ika razia dilakukan secara terus menerus tanpa ada motivasi yang positif, mental pengecut akan terbentuk dalam jiwa siswa. Apakah generasi di masa depan akan menjadi generasi pengecut yang tidak mampu menerima konsekuensi dari perbuatannya sendiri ? Mari kita renungi bersama. . .

beechild@sindotechno.com

Entry filed under: Coretan. Tags: .

Tukang Kritik juga punya Style! New Ideas for Moving Forward

2 Komentar Add your own

  • 1. eveLyNd  |  Oktober 14, 2008 pukul 5:33 am

    Elyn ngusulin supaya bang Iman menjadi Ketua KAKI seumur hidup , ntar kalo udah punya generasi penerus ato keturunan yang bisa gantiin abang kan lebih bagus ! So, ada penurunan tahta kaya’ di kerajaan” gituw .. hohohoho

    Balas
  • 2. anakkritis  |  Oktober 16, 2008 pukul 12:22 pm

    wah,, nggak boleh begitu.. demokrasi dong. hehee

    Balas

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Trackback this post  |  Subscribe to the comments via RSS Feed



%d blogger menyukai ini: